Aktivitas Perusahaan


  • Overview
  • Tata Kelola Perusahaan yang Baik
  • Tanggung jawab sosial perusahaan
  • Kesehatan, Keselamatan, Keamanan & Lingkungan

Aktivitas Perusahaan

Aspek lain dari peningkatan nilai-nilai perusahaan termasuk pelaksanaan semua kegiatan bisnis sehari-hari sejalan dengan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan Etika Bisnis.

Selanjutnya, kami menerapkan sistem manajemen Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan yang komprehensif, mensinergikan setiap sumber daya, mengembangkan hubungan masyarakat lokal dan memperkuat komunikasi dengan dan kepedulian terhadap karyawan kami yang berharga.

 

Tata Kelola Perusahaan Yang Baik

Good Corporate Governance (GCG) adalah salah satu fokus utama TGI yang diterapkan pada semua aspek Perusahaan.

Komitmen tersebut berasal dari kesadaran bahwa konsistensi dalam penerapan GCG akan berfungsi sebagai landasan kuat yang memperkuat upaya Perusahaan untuk memberikan layanan manajemen dan portofolio aset yang berkelanjutan, bertanggung jawab dan bertanggung jawab.

Lebih khusus lagi, penerapan GCG di Perusahaan bertujuan untuk:

  1. Mendorong tercapainya keberlanjutan Perusahaan melalui penerapan prinsip-prinsip GCG.
  2. Memberdayakan fungsi dan independensi organ perusahaan, yaitu Dewan Komisaris, Direksi dan Rapat Umum Pemegang Saham.
  3. Mendorong pemegang saham, Dewan Komisaris dan Direksi untuk mengambil keputusan dan melaksanakan tindakan mereka berdasarkan nilai-nilai moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan.
  4. Tumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat dan kelestarian lingkungan, khususnya di sekitar Perusahaan.
  5. Mengoptimalkan nilai perusahaan untuk pemegang saham dengan memperhatikan para pemangku kepentingan lainnya.
  6. Dalam meningkatkan daya saing Perusahaan. Implementasinya, TGI selalu menganut prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yaitu Transparansi, Akuntabilitas, Tanggung Jawab, Kemandirian dan Kesetaraan.

Prinsip-prinsip ini dijelaskan sebagai berikut:

  1. Transparansi, Transparansi, atau pengungkapan yang mengandung elemen pengungkapan dan penyediaan informasi secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat, dan dapat diperbandingkan serta mudah diakses oleh pemangku kepentingan, yang terkait dengan hak-hak mereka. Melalui penerapan prinsip transparansi dalam manajemen Perusahaan, TGI berusaha untuk memberikan informasi komprehensif yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan serta dalam pengungkapan informasi.
  2. Akuntabilitas, Akuntabilitas terkait dengan kejelasan fungsi dalam organisasi serta sarana atau mekanisme untuk menjelaskan fungsi tersebut. Untuk mengaktualisasikan prinsip akuntabilitas dalam manajemen Perusahaan, TGI secara komprehensif menguraikan tanggung jawab masing-masing organ perusahaan dalam Anggaran Dasar dan mekanisme kontrol internal untuk mengawasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing organ.
  3. Tanggung jawab, Tanggung jawab terkait dengan kepatuhan TGI dengan peraturan internal, peraturan perusahaan dan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Penerapan prinsip tanggung jawab dalam manajemen Perusahaan bertujuan untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan dan memenuhi kriteria sebagai Warga Perusahaan yang Baik.
  4. Kemandirian, Independensi adalah prinsip independensi dari setiap hubungan yang memiliki potensi konflik atau intervensi dari pihak lain yang dapat mengganggu obyektivitas Perusahaan, termasuk semua manajemen dan karyawan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Perusahaan terus dikelola secara independen untuk memberikan layanan dan bisnis yang sesuai dengan kriteria etika dan moral kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.
  5. Keadilan dan Kesetaraan, Prinsip keadilan terkait dengan perlakuan yang adil dan kesempatan yang sama bagi semua pemangku kepentingan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Melalui penerapan prinsip kesetaraan, Perusahaan mengedepankan prinsip keadilan dan antidiskriminasi dalam setiap kegiatan bisnis dan operasional.

TGI percaya bahwa penerapan GCG akan meningkatkan nilai kompetitif Perusahaan dengan memperkuat penegasan para pemangku kepentingan. Bersamaan dengan itu, citra Perusahaan juga akan menjadi lebih positif sehingga setiap unit dan kegiatan lini bisnis mampu mencapai tingkat kinerja yang tinggi dengan setiap usaha bisnis yang ditargetkan diaktualisasikan dengan nilai-nilai positif.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Sebagai kelanjutan yang logis dari apresiasi TGI terhadap pendidikan, pengetahuan dan pengalaman, kegiatan CSR kami dilakukan dengan memposisikan Perusahaan sebagai bagian integral dari lingkungan untuk menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan.

TGI percaya dalam melakukan kegiatan CSR kepada masyarakat, selalu melakukan survei dan analisis awal pada ketersediaan potensi alam dan kebutuhan lokal untuk memastikan bahwa program kami berkelanjutan dan menambah nilai ekonomi penduduk setempat. Beberapa program kerja kami adalah:

  • Pemberdayaan Ekonomi
  • Peningkatan Fasilitas Pendidikan
  • Pemberdayaan Masyarakat
  • Perbaikan Fasilitas dan Infrastruktur Publik
  • Program Kerjasama Universitas Lokal
  • Dukungan untuk kegiatan dan perayaan keagamaan

Upaya Filantropis - termasuk donasi yang dibuat oleh TGI dan karyawan dan pensiunan  - adalah salah satu cara penting untuk mendukung berbagai kegiatan semacam itu. Kesukarelaan adalah hal lain, karena jaringan Relawan Transgasindo memfasilitasi sumbangan waktu dan bakat untuk mengembangkan dan membina komunitas. Dalam upaya yang lebih luas, Transgasindo menangani bantuan bencana dengan cara yang sama-sama terfokus, menggabungkan kesukarelaan dan donasi produk untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan CSR TGI

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan

TGI berkomitmen untuk keunggulan dalam semua kegiatan kami termasuk memberikan prioritas pada Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (HSSE).

TGI harus mengambil langkah yang wajar dan praktis untuk mencegah dan menghilangkan cedera, bahaya kesehatan dan kerusakan properti dan lingkungan.

TGI harus memastikan bahwa fasilitas yang kami rancang, bangun dan operasikan, serta layanan yang kami sediakan, sesuai dengan Hukum dan Peraturan Indonesia yang berlaku, persyaratan hukum, standar industri dan praktik terbaik.

TGI akan beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip HSSE berikut dan secara aktif mengupayakan perbaikan berkelanjutan dalam semua ini dan semua kegiatan terkait:

  • Lingkungan kerja yang aman dan kondusif harus disediakan untuk semua karyawan.
  • Sumber daya yang memadai harus bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan HSSE, dan semua karyawan harus bertanggung jawab untuk mematuhi standar HSSE.
  • Kekhawatiran masyarakat setempat harus ditangani dan persyaratan hukum harus diikuti.
  • Kontraktor yang dikelola oleh TGI harus beroperasi dengan standar HSSE TGI sebagai minimum.
  • Risiko harus diminimalkan melalui identifikasi dan penilaian As Low As Reasonably Practicable (ALARP) - menetapkan nilai resiko yang dapat diterima.
  • Rencana kontijensi harus siap untuk menangani keadaan darurat.

Direksi harus secara berkala meninjau Sistem dan Praktik Manajemen Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan untuk memastikan keefektifannya. Dalam melindungi lingkungan, TGI secara ketat mematuhi standar dan peraturan yang berlaku. Kami telah mengambil langkah yang tepat untuk mengendalikan erosi, melindungi air, menyelesaikan masalah transportasi laut dan memperbaiki kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Semua dari mereka secara teratur dan terdokumentasi dengan baik di masing-masing dan setiap ROW. Kualitas udara, air dan bahaya fisik di lingkungan kerja TGI dimonitor secara ketat untuk menjaga terhadap polusi karena kegiatan operasional perusahaan. Kami juga bekerja sama dengan perusahaan pengelolaan limbah bersertifikat untuk secara rutin menangani dan membuang limbah kami dengan aman.